Sponsors

Pages

Senin, 16 April 2012

Tips Mengatasi Balita yang Suka Rewel


Setiap pasangan tentu senang sekali dengan kehadiran sang buah hati, khususnya bagi pasangan yang belum menikah. Mereka akan takjub dan bahagia luar biasa dengan lahirnya anak yang tentunya sudah mereka idam-idamkan.

Namun, semakin bertambah usia sang buah hati, ternyata orangtua, khususnya bunda, semakin disibukkan oleh berbagai tingkah laku si kecil. Ya, bila saat masih bayi sang buah hati begitu mudah dirawat dan diawasi, maka memasuki tahun kedua, ia begitu aktif sehingga menimbulkan kelelahan tersendiri dalam mengawasinya.

Si kecil seringkali senang memainkan benda-benda di sekitarnya, termasuk benda yang berbahaya, misalnya stop kontak. Contoh lain yang paling sering terjadi adalah ia memasukkan benda apa pun yang ditemuinya ke dalam mulutnya, misalnya boneka, sendal jepit, bahkan sampah. Ini tentu menimbulkan kepanikan dan kerepotan bagi orangtua.

Namun, bila Anda merasa bahwa balita Anda “susah diam”, maka sesungguhnya itu adalah hal yang wajar. Sebab, pada usia balita, si kecil memang memiliki dorongan yang kuat untuk mengeksplorasi benda-benda di sekitarnya. Inilah yang membuatnya sulit untuk berhenti bergerak. Dan ini memang merupakan bagian dari proses pertumbuhan dan perkembangannya.

Salah satu kiat ampuh untuk mengatasi balita yang susah diam adalah dengan menyediakannya ruang yang aman dan nyaman bagi anak untuk bereksplorasi. Caranya adalah dengan menyediakan kamar khusus yang hanya berisi benda yang benar-benar aman untuk si kecil, misalnya mainan, buku anak, dan gambar-gambar yang bisa merangsang kepekaan indranya.

Dengan adanya ruang khusus ini, maka orangtua akan sangat terbantu dalam mengawasi si kecil, tanpa menghambat proses pertumbuhan dan perkembangannya. Orangtua cukup menemani atau sekadar mengawasi aktivitas si kecil di kamar tersebut.

Meski demikian, orangtua tetap perlu membawah sang buah hati ke berbagai tempat di luar rumah, misalnya taman atau wahana bermain. Ini penting agar pertumbuhan dan perkembangan si kecil bisa berlangsung dengan optimal (berbagai sumber).

0 komentar:

Poskan Komentar

Anda boleh Kopi Paste. asal sertakan link back ke blog ini Makasih

ANDA WAJIB KOMENTAR :D !!
jika anda Tidak Punya Akun Apapun,, Anda Bisa Menggunakan ANONYMOUS